Selasa, 10 Oktober 2017

Seminar Parenting ' KENALI ANAK ANDA'

Seminar parenting. 02.09.2017

Bismillah...

Sebenar nya, saya sudah menulis rangkuman tentang seminar parenting ini kira kira 2 Minggu yang lalu di Status FB, namun saya belum sempat save dan ada salah klik tombol komputer. Byarrr semua hilang seketika teman teman... Ibarat pohonan saat itu juga saya tumbang wakakakaka (Lebay engga sih) ya iya, gimana engga lebay karena tulisan nya sudah cukup panjangggggggggggggggggg dan komplet hampir THE END tapi tiba-tiba hilang.

Ingin nya sih saat itu langsung menulis ulang lagi, tapi waktu yang tidak memungkinkan dan juga mood saya sudah terlanjur down (Halah) apa coba wakakaka. Jadi saya putuskan untuk menulis di lain kesempatan dan kebetulan juga akan di adakan seminar berikut nya yang jarak nya tidak terlalu jauh dan saya pikir akan saya tulis rangkuman tersebut setelah seminar lanjutannya.

Seminar lanjutan nya sudah di adakan pada tanggal 30.09.2017 lalu. Dan dalam seminar lanjutan tersebut kami disini kebanyakan sesi tanya jawab dari tema seminar pertama tanggal 02.09.2017. Biasalah yah Emak-emak kalau masih bisa ada yang di tanyakan yah ditanyakan aja apalagi bisa curhat hihihihi. (Bukan itu sih teman teman alasan nya, karena memang materi sudah tersampaikan semua di seminar parenting pertama)

Nah saat ini mumpung si bocil sedang bobo siang dan mood saya untuk menulis juga sedang OK bingitz jadilah saya akan buat rangkuman tentang seminar parenting tersebut yah teman teman :)

Oh yah, seminar parenting ini di adakan oleh salah satu organisasi yang menaungi warga perantau Indonesia yang ada di Bremen yaitu Organisai DIB (Diaspora Indonesia Bremen). Awal nya seminar ini di adakan karena saat itu sedang terjadi marak marak nya berita kekerasan kepada Anak di Nusantara terutama kasus tentang kekerasan sexsual kepada anak anak.

Kami disini para ibu ibu Indonesia di rantau pun menjadi ikut sedih dan geram dan sedikit khawatir juga terhadap putra putri kami yang sebenar nya saat ini kami tidak tinggal di Indonesia namun kejahatan terhadap anak itu dalam apapun bentuk nya sangat rentan terjadi kepada anak anak dimanapun kita berada. Untuk membekali hal hal pengetahuan seputar sex pada anak, saat itu di adakan seminar tentang tema EDUKASI SEX PADA ANAK SEJAK USIA DINI. Menarik sekali tema nya dan sangat bermanfaat sekali terutama untuk saya pribadi dan teman teman yang baru menyandang status menjadi ibu.

Tapi di kesemptan kali ini saya bukan akan menulis tentang tema diatas, melainkan Tema yang terbaru yang di seminar kami hadiri di awal bulan September yang lalu. Insha Allah tema tentang Edukasi Sex Pada anak sejak usia dini akan saya tuliskan di lain kesempatan yah teman teman.

Hehehehe panjang yaaa intro nya :)

Baiklah teman teman, untuk tema yang akan saya rangkumkan kali ini Tema
'KENALI ANAK ANDA'

Tema ini menarik sekali, terutama buat teman teman perempuan yang baru menikah dan akan program hamil, atau ada teman teman yang saat ini sudah menikah dan sudah hamil dan akan menjadi calon ibu, atau ada teman teman yang baru menjadi ibu baru (seperti saya contohnya) hehehe atau ada juga teman teman yang sudah menjadi ibu belasan atau puluhan tahun dan mungkin akan punya cucu. Insha Allah semua bisa membaca dan mempelajari nya (ya ampun kaya sekolah yah kita belajar) hehehehe tapi memang benar teman teman ternyata ilmu parenting itu adalah ilmu seumur hidup yang gak ada sekolah nya :)

Oh yah, saya lupa mengucapkan terimakasih juga untuk ibu Lusi Triyani, terimakasih yang sebanyak banyak nya untuk Ibu Lusi yang sudah dengan sabar membimbing dan memberi arahan pada seminar parenting selama ini, terimakasih untuk mengingatkan kami bahwa dunia parenting itu adalah dunia yang menyenangkan dan anak anak adalah anugerah yang tak terhingga dari Allah.
Bu Lusi adalah psikologi dan psikiater yang saat ini tinggal di Bremen. Serta sudah banyak sekali menangani kasus kasus tentang dunia parenting selama di Indonesia dan hingga saat ini pun masih banyak pasieen pasien yang Ibu Lusi tangani, walau beliau sudah jauh dari Indonesia. Bu Lusi semoga Allah membalas segala kebaikan ibu Lusi yah. Aamiin




Kembali lagi di Tema ' Kenali Anak Anda'
Pada awal seminar di mulai, Ibu Lusi memberikan kami semua secarik kertas. Untuk nanti nya kami menuliskan jawaban dari pertanyaan yang akan beliau sampaikan.

Waduh kami semua sudah saling pandang dalam seminar tersebut karena takut mendapatkan pertanyaan yang sulit wakakaka lagi lagi berasa lagi ujian di sekolah :D

Pertanyaan nya ternyata mudah dan walau buat jawaban nya jadi kita semua mikir juga sih hihihhi. Nah teman teman semua yang baca tulisan ini, bisa juga ikutan siapin secarik kertas dan jawab dari pertanyaan yang di berikan ibu Lusi tersebut. Seru deh saya jamin hehehe. (Film kali seru) :D :D
Jika teman teman sudah siapkan secarik kertas dan pulpen. Maka siap siap ikutan jawab juga yah :)


Pertanyaan nya adalah sebagai berikut : ' INGIN MENJADI ORANG TUA SEPERTI APAKAH KITA TERHADAP ANAK KITA? '

Gampang kan teman teman pertanyaan nya hehehe. Yukkkk kalau sudah teman teman jawab, saya akan lanjut yaah :)























Sengaja saya berikan spasi kosong lumayan jarak nya jauh agar ada teman teman buat waktu untuk menjawab dan tidak langsung membaca tulisan saya di paragraf berikut nya hihihi.

Dari jawaban yang kami semua kumpulkan, bu Lusi melihat bahwa jawaban kami akan di bagi beberapa kategori suara terbanyak sampai suara yang terendah.

Berikut jawaban kami semuanya. Dari pertanyaan ' ' INGIN MENJADI ORANG TUA SEPERTI APAKAH KITA TERHADAP ANAK KITA? '

Nomer 1 : Ingin menjadi Orang Tua yang sekaligus sahabat bagi anak-anak
Nomer 2 : Ingin menjadi Orang Tua yang di sayangi anak-anak
Nomer 3 : Ingin menjadi Orang Tua yang di hormati anak-anak
Nomer 4 : Ingin menjadi Orang Tua yang bisa mendidik anak dengan baik
Nomer 5 : Ingin menjadi Orang Tua yang bijaksana kepada anak-anak
Nomer 6 : Ingin menjadi Orang Tua yang bahagia
Nomer 7 : Ingin menjadi Orang Tua yang sabar
Nomer 8 : Ingin menjadi Orang Tua tegas

Ternyata, hasil jawaban kami semua diatas tidak terlalu jauh hasilnya dengan hasil survey yang di adakan dalam dunia parenting dimanapun berada.

Menurut survey yang di inginkan orang Tua, menjadi orang tua seperti apakah terhadap anak-anak adalah dibagi dalam 4 kategori yaitu sebagai berikut :
  1. Orang Tua yang di Hormati
  2. Orang Tua yang Takuti
  3. Orang Tua sebagai Sahabat
  4. Orang Tua yang di Sayangi

(Nahhh teman-teman termasuk kategori yang mana nih? :D , Kalau teman teman sudah menjawab , saya lanjut yah menulis nya :)

Ternyata keinginan kita tersebut nantinya akan menjadikan dasar kita sebagai Orang Tua dalam hal Pola Asuh Anak-Anak Kita loh :)

Pola Asuh menurut Survey dunia parenting di bagi juga menjadi 4 kategori, sebagai berikut :
  1. Pola asuh Demokratis
  2. Pola asuh Otoriter
  3. Pola asuh Permisif
  4. Pola asuh Terlantar

Untuk pola asuh yang di gunakan oleh orang Tua yang sesuai pertanyaan : ' ' INGIN MENJADI ORANG TUA SEPERTI APAKAH KITA TERHADAP ANAK KITA? ' Biasanya kebanyakan pola asuh nya seperti di bawah ini :

Orang Tua yang termasuk kategori 'Orang Tua yang ingin di hormati' Biasanya akan menerapkan pola asuh kepada anak anak adalah secara Demokratis dan Otoriter.

Orang Tua yang termasuk kategori 'Orang Tua yang ingin di takuti 'Biasanya akan menerapkan pola asuh Otoriter.

Orang Tua yang termasuk kategori 'Orang Tua sebagai Sahabat' Biasanya akan menerapkan pola asuh Demokratis

Orang Tua yang termasuk kategori 'Orang Tua yang di Sayangi' Biasanya akan menerapkan pola asuh Permisif

Ibu Lusi kemudian melanjutkan, Apa aja sih dan bagaimana sih tanda tanda nya untuk kita mengetahui akibat dari Pola Asuh yang kita terapkan sebagai orang tua terhadap anak anak kita.

Berikut ini adalah tanda-tanda yang sering terjadi atau di temui pada diri si anak dalam pola asuh kategori 1 s/d 4.

1. Demokratis : Anak-anak yang di besarkan dengan pola asuh demokratis, biasanya :
- Gaul (Pandai bersosialasi)
  • Bertanggung Jawab
  • Flexsibel ( Jika masuk ke lingkungan sosial)

2. Otoriter : Anak-anak yang di besarkan dengan pola asuh Otoriter (Penuh Ancaman), biasanya :
  • Penurut di rumah, namun di luar rumah tidak akan lagi sebagai anak yang penurut
  • Rentan terhadap stress.

3. Permisif : Anak-anak yang di besarkan dengan pola asuh Permisif, biasanya :
  • Kurang Tanggung Jawab
  • Tidak mau kalah
  • Tidak bertoleransi
  • Impulsif (seperti Seorang BOS)
  • Tidak bisa di kritik
  • Cepat Marah


4. Terlantar : Anak-anak yang di besarkan dengan pola asuh Terlantar (Dalam telantar hal ini adalah bukan nya kita sebagai orang tua yang menelantarkan anak-anak yah teman teman, namun dalam hal ini adalah Terlantar dalam artian kita sebagai orang Tua yang sibuk dengan Bekerja). Anak- anak yang di besarkan dengan pola asuh terlantar, biasanya :
    - Impulsif
    - Temperamental

Nah penjelasan mengenai pertanyaan yang di berikan oleh Ibu Lusi sudah semuanya nih teman-teman :) Semoga kita bisa menelaah dan meninjau yah kira kira selama ini kita menerapkan pola asuh yang mana untuk anak anak.

Ibu Lusi menyampaikan, pola asuh terbaik dari empat kategori diatas adalah sistem Demokrasi. Dimana sebagai orang Orang Tua, kita tidak akan pernah memaksakan kehendak atau kemauan kepada anak.anak nya, selalu menjadi pendengar yang baik untuk anak anak serta selalu berdiskusi kepada anak-anak dalam hal apapun.

Selain Demokratis, Otoriter pun boleh kita terapkan namun sedikit saja kadarnya dan dalam koridor atau batasan-batasan tertentu yang menurut orang tua hal tersebut akan membahayakan anak-anak.


Baiklah saya lanjut kembali ya teman teman, dalam Tema KENALI ANAK ANDA ini, Bu Lusi kemudian menjelaskan ' Bahwa menurut Erik Erikson (Seorang ahli analisa jiwa dari Amerika yang terlahir di Frankfurt - Jerman pada tanggal 15 Juni 1902. Beliau membuat kontribusi-kontribusi utama dalam pekerjaannya di bidang psikologi pada pengembangan anak dan pada krisis identitas )

Dalam hal perkembangan anak. Erik Erikson membagi fase-fase tumbuh kembang anak anak adalah sebagai berikut :
  1. Fase Bayi ( Usia 0- 1 Tahun)
  2. Fase Anak-anak (Usia 1-3 Tahun)
  3. Fase Bermain (Usia 3-6 Tahun)
  4. Fase Sekolah (Usia 6/7 – 12 Tahun)
  5. Fase Remaja (Usia 12-20 Tahun)
  6. Fase Dewasa Awal (20 – 30 tahun)

Sebagai orang tua hendak nya kita sudah mengetahui fase-fase diatas dalam masa tumbuh kembang anak, sehingga mudah bagi kita atau sebagai acuan dan arahan serta untuk mengetahui apa yang semestinya kita lakukan terhadap anak anak dan bagaimana menghadapi fase-fase tersebut kepada anak anak kita.


Sebagai orang tua, apa yah yang harus kita lakukan dalam hal fase – fase diatas. Ibu Lusi memberikan gambaran singkat (karena terbatas nya waktu seminar pula) Hehehe
Berikut ini penjelasan nya :

1. Bayi (Usia 0-1 tahun)
Kita disini sebagai orang tua harus memperhatikan dan merangsang perkembangan anak-anak yang berhubungan dengan sistem motorik anak baik motorik kasar atau motorik Halus.

Dalam hal ini Saya sudah pernah juga menulis di Blog saya ini tentang tumbuh kembang anak yang saya sadur dari Majalah Ayah Bunda. Untuk lengkapnya, perkembangan fase Bayi ini bisa di baca di Link ini ya teman teman http://tutifruitty.blogspot.de/2014/11/10-tahap-penting-perkembangan-bayi.html

hehehehe karena kalau saya ulang menulisnya akan jadi panjang sekali :D

2. Fase Anak-anak (Usia 1-3 Tahun)
Kita disini sebagai orang tua harus hati-hati dalam bicara serta berplikau karena dalam fase ini anak sedang dalam fase suka meniru.

3. Fase Bermain (Usia 3-6 Tahun)
Kita disini sebagai orang tua harus hati-hati serta bersabar dalam menghadapi anak-anak pada fase ini karena pada fase ini anak-anak akan memasuki masa Tantrum, dalam menghadapi anak yang tantrum kita sebagai orang tua hendak nya jangan selalu mengatakan TIDAK BOLEH atau AWAS KALAU KAMU TIDAK MENURUT YAH.

Dalam fase ini juga adalah fase perkembangan Emosi Anak. Kita sebagai orang tua harus mulai ajari dan harus sudah tuntas mengajari anak-anak mengenal emosi seperti ' Senang/Bahagia, Marah, Sedih, Kecewa. Di usahakan sebelum si anak akan masuk sekolah dasar (SD). Karena jika tidak di selesaikan. Ketika dewasa akan berlanjut sifat-sifat yang buruk di anak.


4. Fase Sekolah (Usia 6/7 – 12 Tahun)
Dalam fase ini ideal nya usia masuk sekolah dasar adalah usia 7 Tahun karena secara mental sudah siap dan sudah matang secara motorik.

5. Fase Remaja (Usia 12-20 Tahun)
Dalam fase ini anak anak biasanya akan selalu SAMA dengan teman-teman nya, dan kita sebagai orang tua harus banyak bicara dan mendengarkan keinginan nya. Disini kita harus menjadi sahabat anak-anak. Dan juga mengenal tema-teman nya.

Ada kesepakatan BOLEH dan TIDAK BOLEH antara orang tua dan anak.
Dalam fase Remaja ini yang harus lebih dekat ke anak-anak adalah BAPAK. Karena Bapak itu lebih tegas (Bukan nya kita sebagai ibu tidak bisa tegas ya teman-teman hehehe, namun kita kadang sebagai ibu itu suka kebanyakan bicara yang panjang kali lebar kalau sudah bicara ke anak hehehehe (Istilahnya Cerewet/Bawel) gitu lah :) atau kadang kita sebagai Ibu/Perempuan selalu terbawa perasaan hehehe.
Jadi di sarankan memang BAPAK saja yang harus lebih banyak bicara ke anak apabila semisal ada hal-hal yang akan orang Tua bicarakan kepada Anak.

Dalam fase Remaja ini juga. Anak-anak akan sibuk dengan Baju. Karena ingin terlihat tampan/cantik. Dan ingin di terima oleh lingkungan teman-teman nya.

Jadi ibu bapak sekalian jangan kaget yah semisal anak-anak kita sudah memasuki masa remaja dan kamarnya berantakan hihihihi apalagi kalau kita ajak kondangan atau pesta atau mau pergi kemana yang selalu gonta ganti baju sebelum berangkat hehe atau sehari-haripun selalu sibuk gonta-ganti baju. Itu tanda nya anak-anak kita dalam fase normal hehehehehe

6. Fase Dewasa Awal (20 – 30 tahun)
Dalam fase ini kita sebagai orang Tua harus sering berdiskusi kepada anak-anak karena anak-anak sudah memikirkan tentang masa depan nya.

Di akhir seminar, ibu Lusi juga memberikan TIPS kepada kita sebagai orang Tua hendaknya HARUS KLOP dalam hal pengasuhan anak. Maksud klop disini adalah harus satu suara dalam apapun hal/keputusan yang kita lakukan atau berikan kepada anak anak.

Untuk Para Ibu, harus menunjukan kepada anak-anaknya bahwa Ibunya itu adalah sayang dan cinta sekali kepada Bapaknya.

Untuk para ayah, Suami harus menyayangi istrinya. Tunjukan di depan anak-anak.

Jangan Pernah menjelek-jelekan Ibu/Bapak di depan anak-anak

Kelak anak-anak akan belajar bahwa orang tua mereka saling menyayangi dan mencintai satu sama lain. Walau semisal terjadi perpisahan. Tetap katakan kepada anak-anak bahwa IBU/BAPAK mereka adalah yang terbaik untuk anak-anak.

SEHINGGA ANAK-ANAK MENJADI BAHAGIA.

Demikianlah teman teman Rangkuman ini. Dan semoga bisa bermanfat untuk teman-teman semua yang membacanya.Terutama para orang Tua. Agar kita bisa menjalankan tugas dan amanah yang di berikan oleh Sang Maha Pencipta kepada kita yaitu sebagai orang tua yang baik. Aamiin. 

Bremen,
08.09.2017 

Sabtu, 27 Mei 2017

Happy 5th Wedding Anniversary

Bismillah..



Rasanya baru kemarin, di tanggal hari ini serta di jam yang sama di Jam 09 pagi, saya dan calon suami yang masih deg deg an untuk melaksanakan Ijab Qobul. Momen yang sangat bahagia untuk kami berdua. Momen di mana kami menyempurnakan separuh Agama kami.

Rasanya masih teringat jelas pesan pesan Pak Penghulu yang menyampaikan Tauziah Singkat kepada kami berdua tentang makna pernikahan. Insha Allah hingga hari ini kami masih mengingat semua pesan yang beliau berikan kepada kami dan insha Allah kami bisa melaksanakan nya selama nya, membina rumah tangga yang Sakinah, Mawaddah dan Warohmah. Aamiin.

Rasanya saya masih terharu dan kembali haru saat ini, ketika kami berdua bersalaman kepada orang tua kami untuk meminta restu untuk meridhoi pernikahan kami. Air mata tak bisa di bendung, terutama saya yang sangat terharu dan sedih bahagia. Terharu karena saya sebentar lagi akan berpisah dengan orang Tua saya untuk ikut suami dan sedih karena mungkin banyak dosa dosa saya selama ini kepada orang tua dan belum cukup untuk lebih banyak berbakti kepada mereka untuk membahagiakan nya selama saya tinggal bersama mereka. Namun semua menjadi indah ketika kedua orang Tua saya berpesan, kami ridho Nak dan mulai sekarang patuhi dan taati suami mu, karena sekarang Surga mu ada bersama suami mu. Kami Ridho dan insha Allah Pernikahan kalian pun akan di Ridhoi Allah. Tangis pun semakin menjadi dan Alhamdulillah doa serta restu orang tua kami mengiringi acara pernikahan kami. Cukuplah doa dan restu mereka menjadi pondasi yang kuat untuk pernikahan kami dan hari hari selanjut nya dalam kami menapaki biduk berumah tangga.

Rasanya benar benar campur aduk dan masih teringat semua nya detik detik saaat sang suami mengucapkan Ijab Qobul dengan lancar, di akhir nya semua Tamu dan Kerabat mengucapkan Alhamdulillah dan semua yang hadir merasakan kebahagian kami, karena hampir rata semua tamu yang hadir pun menyertai riuh tepuk tangan saat itu (hehehehe memang kami merayakan pernikahan di rumah orang tua saya yang memang masih tinggal di area perkampungan Jakarta) :D

Sekarang sudah 5 Tahun berlalu. Dan sayapun selalu mengucap syukur kepada Allah SWT atas pernikahan kami yang sudah melewati usia pernikahan 5 tahun, semoga pernikahan kami akan terus Allah berkahi dan rahmati. Aamiin.

Sekarang sudah 5 Tahun berlalu. Banyak suka dan juga duka yang kami lewati, kami pun bersyukur atas semua batu kerikil dan ujian yang datang. Yang semua nya menjadikan kami lebih saling menyayangi, mengasihi dan semakin mencintai satu sama lain. Bukan kah kebahagiaan dan kedukaan itu adalah sama sama ujian dari Allah? insha Allah kami akan selalu bersama sama saling menguatkan dan saling dukung satu sama lain. Karena kami percaya bahwa suami istri itu adalah mitra. Mitra untuk menjadi lebih baik terus diantara banyak nya kekurangan kami. Serta mitra untuk selalu taat kepada Allah SWT.

Ya Allah berkahi lah selalu pernikahan kami ini




Aamiin ya Robbal Alamin.

Bremen,
27.05.2017




Rabu, 17 Mei 2017

35 Bulan Usia Mu, Anak Kami Tersayang.

Nak, Hari ini genap usia Mu memasuki 35 Bulan. Di FB mama ada muncul Foto kamu yang mama posting ketika kamu berusia 11 Bulan, Di tanggal yang sama seperti hari ini, di 3 tahun yang lalu.
Saat itu kamu masih duduk di Baby Stroller mu :)

Waktu sangat cepat berlalu. Tak terasa usia mu hampir mendekati usia 3 Tahun saat ini. Dan sudah banyak hal yang kamu bisa lakukan, yang selalu membuat Mama Papa bangga kepada mu Nak.

Mama Tulis ini untuk mu Nak, kelak jika kau dewasa kau bisa membaca tulisan Mama ini.

Nak.. Hidup ini tidak akan selalu berjalan mulus seperti yang kita inginkan...justru dengan jalan yang berliku, menanjak, menurun bak Roller Coaster, kau akan belajar tentang arti kehidupan yang sesungguhnya.

Bahwa hidup ini adalah Ujian. Maka dari itu janganlah kau pernah sedikitpun berputus Asa atas pertolongan Allah SWT.

Mama Papa suatu hari nanti pasti akan meninggalkan mu. Tapi Allah SWT akan selalu bersama mu selama hidup mu di dunia dan hidup mu kelak di Akherat.

Nak.... jadikanlah Allah SWT satu satu nya sandaran hidupmu. Insha Allah hidup mu akan bermakna dan tidak akan sia sia.

Nak selagi mama papa sehat dan masih diberi umur panjang oleh Allah SWT. Do'a kami akan selalu menyertai langkah mu.

Terimakasih sudah banyak memberikan Mama Papa pelajaran berharga dengan kehadiran mu. Terutama arti kesabaran. 

Terimakasih Nak karena hadir mu sangat memberi warna dalam hidup Mama & Papa.

Teruslah tumbuh dan jadilah dirimu sendiri. Cintailah Allah SWT di atas segala gala nya.

Insha Allah, Allah SWT akan memberikan barokah dalam hidup mu ❤️

Rasa syukur Mama Papa tidak akan pernah terhenti kepada Allah SWT karena telah menganugerahi kami kehadiran mu Nak..




Bremen. 17.05.2017
 

Senin, 09 Januari 2017

Menyusul sang suami ke Jerman

Hallo Teman teman semua, apa kabar nya ? Sebelum nya mau ngucapin dulu HAPPY NEW YEAR 2017 yaaaaa. Semoga di tahun baru 2017 ini kita semua selalu di berikan kesehatan oleh Allah SWT, Berlimpah rezeki, tercapai semua mimpi mimpi kita menjadi kenyataan dan terus menjadi orang yang selalu bermanfaat untuk sesama.

Tidak terasa waktu cepat sekali berjalan dan sudah di tahun baru lagi, rasanya baru kemarin saya ber resolusi untuk menulis produktif di thn 2016 tapi ternyata semua belum terpenuhi hehehe karena jumlah tulisan saya di tahun 2016 cuma beberapa Post :D
Niat di tahun baru ini mau lebih banyak lagi nulis post yang mau nya sih selalu berkelanjutan dari post post sebelum nya karena memang sebelum lupa semua ide menulis nya hhehehe

Baiklah, saya langsung aja kali ini di Minggu awal Bulan Januari 2017, di cuaca yang sangat dinginnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn sekali buat saya di musim yang sudah dingin ini. Seperti contoh nya pagi tadi turun hujan Es dan sempat salju setengah hari. Namun matahari muncul bersinar terang ketika petang alhasil salju dan es nya meleleh di iringi angin yang kencang yang berakibat dingin nya luar biasa walau cuaca berkisar di 4 derajat tapi dingin nya serasa menusuk tulang.
Bawaan nya jadi malas kemana mana kalau udah cuaca dingin begini, yang ada hasrat makan pun semakin melambung hiihiihihi.

loh kok jd curhat sih wakakaka. Gpp yah man teman kan kata pengantar nama nya hihihi

Saya akan menceritakan kali ini tentang hari H menyusul suami saya ke Jerman alias Kepindahan saya ke Jerman :)

Yup, masih ingat dengan jelas pada hari Minggu tanggal 15 September 2012 Sore hari saya berangkat ke Bandara Internasional Soekarno Hatta-Tangerang dan akan terbang menuju Dusseldorf-Jerman.  menggunakan pesawat Etihad Airlines.

Kenapa saya pilih terbang ke Kota Dusseldorf,  padahal kan suami saya tinggal di Kota Bremen. Kebeneran saat mau pindah ke sini, saya masih berkerja di Kantor Biro Perjalanan Wisata dan banyak kenal teman teman yang berkerja di kantor airlines. Ada teman yang berkerja di Etihad Airlines dan menawarkan harga promo yang murahhhhhh banget buat terbang ke Berbagai negara Eropa, salah satu nya negara Jerman. Karena Etihad Airlines saat itu belum banyak terbang ke banyak kota di Jerman, hanya beberapa kota besar saja di antara nya Dusseldorf ini yang kebetulan juga jarak nya tidak terlalu jauh jarak tempuh ke Bremen dengan mobil dibanding kota kota lain seperti Frankfurt atau Stuttgart yang bisa makan waktu 6Jam dengan mengendarai mobil. 

Nah karena harga murah tersebut juga saya pilih Etihad Airlines :) Kan lumayan banget loh yang harga tiket sekali Jalan saat itu bisa sekitar 800-900 Euro biasanya, Etihad hanya kasih harga setengah nya (saya bukan promosi Etihad Airlines yah) hehehe, siapa juga yang gak mau yah teman teman kalau dapat harga lebih murah kenapa beli yang lebih mahal hehehe (Ini Jiwa ibu ibu sekali loh saya) Langsung lah saat itu saya minta teman saya bookingkan tiket saya tersebut dan dapat seat di tanggal 25 September 2012 tersebut. 

Keluarga mengantar kepergian dan haru sedih campur gembira, haru sedih karena harus berpisah dengan Orang Tua tercinta, kakak, ponakan, sepupu, paman bibi dan semua orang orang tersayang di Indonesia yang entah kapan akan bertemu lagi. Bahagia karena akan segera bertemu dan kumpul dengan sang suami. Perasaan campur aduk itu menjadi satu dan Alhamdulillah orang tua saya sudah ikhlas dan berpesan, kamu sekarang sudah menjadi tanggung jawab suami mu, ikutlah bersama suami mu, selalu dukung suami mu dalam kondisi susah dan senang serta hormati suami mu dan keluarganya. Hati saya pun tenang meninggalkan keluarga khusus nya orang tua karena saya adalah anak perempuan satu satu nya di keluarga. Dengan Ibu pun saya lumayan dekat dan selama ini tidak pernah berpisah lama dengan Ibu. Tapi saya kuatkan hati untuk berpisah dengan nya kali ini. Saya janji ke beliau akan berusaha untuk pulang ke Indonesia setiap tahun nya mengunjungi mereka. Dan saya katakan juga ke orang tua bahwa sekarang sudah zaman semakin modern dengan teknologi yang super canggih, walau jarak kami terpisah ribuan Mil namun kami bisa akan selalu tetap berkomunikasi dengan Telepon atau sambungan Hp ber video. 

Singkat cerita, keluarga menunggu saya di luar dan sayapun check in ke dalam bandara. Karena di indonesia itu untuk check in di perbolehkan hanya kepada orang yang mau pergi saja. 
oh yah teman teman masih ingat kan tulisan saya sebelum nya bahwa saya katakan jika teman teman mau pindah menyusul suami / istri disini teman teman hendak nya membawa barang barang yang perlu saja. Nah saat itu saya membawa banyak barang barang yang akhir nya saya di sini tidak perlukan dan juga membawa bumbu dapur yang saya bilang di tulisan sebelum nya bahwa disini pun banyak di Jual Bumbu dapur dari Indonesia, karena saya belum tau saat itu. Ahasil Bagasi saya beratnya bengkak dari hanya batas 30kg yang di ijinkan menjadi 40kg. Sempat panik juga dan sempat bongkar muat bagasi saya. tapi sisa 10kg nya pun gak mungkin keluarga saya bawa pulang lagi karena isi isinya baju dan sepatu saya. Akhirnya saya mempunyai ide untuk mencari tolong kepada orang yang akan berangkat menuju Jerman juga dengan tujuan kota yang sama, Ketika saya selesai check in saya melihat satu penumpang Bapak bule sedang check in di counter Bisnis clas yang saya lihat hanya membawa satu handbag tanpa bagasi. Ketika dia selesai check in saya coba menyapa nya  bertanya tujuan beliau mau kemana. Beliau jawab mau ke Dusseldorf-Jerman. Ternyata sama rute tujuan nya. Akhirnya saya ceritakan kepada beliau bahwa saya mau back for good ke jerman menyusul suami dan bagasi saya ada kelebihan, saya tanya kepada beliau apakah bisa minta tolong beliau untuk titip satu bagasi sedang saya karena saya melihat beliau tidak bawa bagasi ketika Check in. 

Mungkin beliau kasian melihat muka melas saya saat itu hehehe, beliau tanya yang mana bagasi yang kelebihan nya dan isi nya apa. Saya jawab dan tunjukan bagasi saya kepada beliau serta saya bilang beratnya sekitar 10kg dan isinya baju dan sepatu saja didalam nya, saya katakan jika beliau mau cek pun dengan membuka bagasi tidak masalah. Beliau jawab tidak perlu, saya percaya kamu dan kamu boleh titip saya. Alhamdulillah saya ucap syukur kepada Allah. Dan sayapun berterimakasih banyak kepada beliau dan jawab tidak masalah :) Akhir nya bagasi tersebut saya titip kepada orang tersebut. Dan sampai dengan selamat di Dusseldorf :)

ssttt teman teman untuk hal titip bagasi ini jangan di tiru yah hehehe karena saat itu saya pun mencoba peruntungan kalau gak ada yang mau di titipkan yah keluarga saya terpaksa akan bawa lagi ke rumah tapi ternyata ada yang berbaik mau di titipkan :)

Oh yah, ada cerita yang sempat bikin saya kaget ketika pesawat sudah take off, saya di datangi oleh pramugari dan sempat di Informasikan oleh kabin crew tersebut apakah saya mau pindah duduk ke kelas binis juga karena tiket saya sudah di upgrade. Saya berfikir kok bisa di upgrade? ternyata saya ingat, karena satu bagasi saya (yang saya titipkan) atas nama Bapak bule tersebut, jadi mungkin mereka pikir saya keluarga Bapak tersebut hehehe. Akhirnya Saya jawab kepada pramugari tersebut, terimakasih atas tawaran nya, saya katakan tidak apa apa saya duduk di kelas ekonomi saya saja sesuai tiket.  

Belakangan setelah di Jerman, saya cerita ke suami mengenai hal tersebut dan dia bilang kenapa kamu gak ambil tawarannya pramugari tersebut, kan lumayan terbang di Bisnis class tanpa bayar tambahan, saya mikir juga iya kenapa dulu saya gak ambil yah wakakakaka. Ah sudahlah saya bilang ke suami, mungkin nanti suatu hari bisa kita terbang naik business class bersama sama :D Aminnn

Penerbangan saya saat itu transit dahulu di Abu Dhabi (home base nya Etihad Airlines) Setelah transit sekitar 3 Jam, penerbangan di lanjutkan ke Dusseldorf selama kurang lebih sekitar 5 jam an. Rasanya gak sabar untuk tiba dan bisa memeluk suami tercinta hehehe yah maklum lah nama nya juga penganten baru yah teman teman dan sempat terpisah selama 4 Bulan setelah kami menikah di Indonesia jadi sudah sangat merindu dengan sang suami tercinta :)

Akhirnya saya tiba juga di Dusseldorf, saat itu sekitar Jam 10 pagi waktu Jerman dan cuaca di musim gugur sudah mulai sejuk, walau bagi saya tetap saja sudah berasa dingin seperti berada di Kawasan kawah Putih - Bandung. Yaitu berkisar 10 derajat celcius. 

Setelah selesai pengecekan paspor di Imigrasi dan tunggu koper datang, saya keluar bandara dan suami tercinta menunggu di pintu keluar para penumpang. Senanggggg banget bisa memeluk suami tercinta kembali, sempat Deg degan dan tetap berjuta rasanya seperti ketika pertama kali kami jumpa  :) (Sok romantis kek di film drama Korea) yah saya ini hahaha

Akhirnya kami pun melakukan perjalanan kembali dari Airport Dusseldorf ke Kota Bremen yang memakn jarak tempuh lumayan jauh juga sekitar 3 jam. 

Teman teman 3 jam disini itu benar benar sekitar 300km jarak tempuh. Karena disini tidak ada macet, kalau di Indonesia 3 Jam itu hanya jarak dari rumah saya di area Cengkareng ke Pamulang (karena macet padahal dekat jaraknya) tapi bikin lama di Jalan. 

Sepanjang jalan, saya dan suami mengobrol dan melepas kangen. Sayapun dalam kondisi masih fresh saa itu, asik menikmati pemandangan di luar mobil yang semua nya sungguh indah, dimana daun daun pepohonan saat itu sudah mulai berubah warna menjadi warna orange atau coklat tua , tanda musim gugur sedang berlangsung :) 

Setiba nya sampai di Kota Bremen sekitar jam 13 Siang, saya langsung di sambut oleh Ibu Ayah Mertua saya dan senang sekali bisa bertemu mereka kembali. Dan mereka pun antusias menyambut saya serta sudah menceritakan semua rencana pesta pernikahan kami disini yang memang akan di laksanakan di minggu berikut nya setelah kedatangan saya di Jerman :)

demikianlah teman teman cerita saya mengenai keberangkatan dan ketibaan saya di jerman pada tanggal 16 September 2012 :) 

Saat itu benar benar September yang Ceria buat saya :) hehehe

Sampai bertemu di Cerita berikutnya yah teman teman mengenai pesta pernikahan kami di Jerman :)

Salam hangat dari Jerman dan semoga gak bosen yahh membaca tulisan di Blog saya ini. 

Bremen. 03.01.2017











Senin, 14 November 2016

Soto Mie Bogor

Hallo teman teman Blogger :)

Apa kabar semua nya? semoga semua dalam keadaan sehat sehat saja yah dan selalu tetap semangat menjalani hari. 

Udah lama banget saya gak nulis di Blog, kadang selalu saja tertunda padahal Ide selalu datang setiap saat dan ketika punya waktu untuk Nulis semua nya kadang malah hilang ide ide nulis tersebut. Maklum sudah emak emak sekarang jadi rasanya kok waktu berjalan cepat sekali dan tidak pernah cukup hehehe, kok saya jadi curhat :D 

Hari ini sengaja sempatin nulis di Blog, dan maaf kalau tema nya bukan lanjutan dari tulisan yang sebelum nya :) karena sebelum ide tulisan ini lenyap lagi hehehe

Tema kali ini sengaja judul nya adalah Soto Mie Bogor. Yup karena memang tentang cerita si Soto Mie Bogor beserta resepnya :)

Ceritanya hari Sabtu kemarin tanggal 12 November 2016 ada teman teman dari Persatuan Wanita Indonesia (PWI) Bremen yang berkunjung ke rumah kami, ah yah sebenernya kunjungan ini adalah pertemuan rutin bulanan yang selalu PWI adakan yang setiap bulan nya selalu bergantian di rumah masing masing anggota. Nah November kebenaran pertemuan di adakan di rumah kami. 

Sempat bingung awalnya, mau masak apa yah menu masakan nya. Dan sempat tanya salah satu anggota dan beliau sarankan mungkin di cuaca yang sudah mulai dingin ini akan nikmat jika makan sup atau soto :) , ide bagus dan sayapun kebeneran juga lagi kepengen makan Soto mie Bogor. Kangen banget makan soto mie Bogor langganan abang abang yang selalu lewat depan rumah orang tua saya di Jakarta. Akhir nya saya putuskan membuat Soto Mie Bogor tersebut dan langsung browsing dan tanya mba Google resep Soto Mie ini. Seperti teman teman tau mbah Google pasti rekomen banyak resep yang pasti nya semua sudah teruji di dapur penulis resep tersebut dan semua pasti enak enak :)

Bismillah dan saya klik langsung satu link resep Soto Mie , langsung saya tulis resep nya yang semusti nya sih saya bisa saja mudah nya langsung di print ya, tapi entah saya memang lebih suka menulis resep karena automatis jika saya menulis saya akan mudah mengingat resep yang saya tulis tersebut :)

Setelah resep di tulis sayapun langsung cek stok persediaan bumbu dapur dan bahan bahan apa aja yang di perlukan dan harus saya beli, kebetulan rumah kami itu di desa jadi kalau mau belanja bumbu bumbu Indonesia atau bahan bahan yang di perlukan dari Toko Asia yah harus pergi ke kota yang jarak nya sekitar 45Menit dengan berkendara mobil. 

Setelah belanja dan semua nya siap saya pun mulai memasak dari habis sholat Shubuh :D karena semua harus di masak sendirian gak ada pembantu disini hehehehe tidak seperti di Jakarta yang ada pembantu dan asisten Rumah tangga jadi kita ada yang bantu. Disini hanya di bantu oleh Sang Suami dan itupun dengan catatan kalau suami kita yang pandai masak yah,  hehehehe karena kalau suami kita tidak pandai masak yah semua semua harus di masak sendiri.:D 

Saya masih Amatir dalam masak memasak ini tapi seiring dengan waktu seperti nya keahlian memasak saya ini sudah teruji :D Karena dulu nya ketika di Jakarta saya jarang sekali memasak dan bisa di bilang tidak pandai memasak, tapi sejak disini jadi bisa masak, kadang takjub juga sih sama diri sendiri wakakaka dan memang benar ada istilah BISA karena TERBIASA. :)

Akhir nya hari H pun tiba dan acara nya itu adalah jam Makan Siang, Menu Soto mie Bogor pun siap di sajikan hehehe. Sempat deg deg an juga apakah rasa nya sesuai dengan selera teman teman semua karena ini yang perdana saya buat Soto Mie Bogor. 
Dan ketika semua sudah makan , teman teman bilang Enak sekali, kalau di nilai, hasil nya 90 lah hehehehehe. Kurang 10 point karena tidak ada Jeruk Nipis, padahal itu yang bikin rasa soto makin mantap yah :D hehehehe karena saya lupa membeli jeruk Nipis :)
Lain kali kalau mau bikin soto mie bogor ini kembali, saya akan ingat jeruk nipis ini jangan sampai lupa beli hehehehe

Pada kesempatan ini pula, saya akan informasikan kepada teman teman semua bagaimana Resep Soto Mie Bogor ini, siapa tau bermanfaat buat teman teman yang senasib seperjuangan tinggal di Luar negeri dan lagi kepengen makan Soto Mie Bogor dan juga yang pasti pas mampir Blog saya ini yah :) 

Baiklah ini resep nya yah teman teman semua :)

Resep Soto Mie Bogor
Bahan & Bumbu :
- 1kg daging Sapi atau campur setengah nya dengan Kikil / Kulit Sapi
- 8 Lembar Daun Jeruk 
- 3 lembar Daun Salam 
- 2 Batang Serai memarkan
- 1/2 kg Mie Kuning / Mie basah. Kukus sebentar
(Saya pakai Mie kuning kering dan saya rebus)
- 10 Buah Risoles potong potong
- 4 Buah Kentang . Kupas Belah dua, goreng hingga matang dan potong2 segi empat
- 6 Buah Tomat potong potong
- 1/4 Kol Iris tipis. (saya tambahkan juga tauge mentah) :) 
- 3 Batang Daun Bawang iris Tipis
- 3 Sendok Makan minyak goreng untuk menumis 

Haluskan :
- 15 Butir Bawang Merah
- 8 Siung Bawang Putih
- 1 sdt merica bubuk
- 2cm jahe
- 2cm kunyit (Saya gunakan yang bubuk sekitar 1sdt) 
- 5 Buah Cabai Merah (saya skip alias tidak pakai cabe karena Suami dan Anak saya tidak bisa makan pedas) 
- Garam secukup nya.

Cara Membuat Soto Mie Bogor 
1. Rebus Daging sampai empuk, angkat lalu potong potong. Saring Kuah bekas merebus daging, sebanyak 1500ml sebagai kaldu.
2. Panaskan Minyak, tumis bumbu halus hingga harum, masukan serai, daun jeruk dan daun salam. Aduk rata. Angkat setelah bumbu matang lalu masukan kedalam panci berisi air kaldu. Masukan potongan daging dan masak sampai mendidih. Angkat , sisihkan.
3. Siapkan mangkuk lalu letakan mie, potongan tomat, potongan kentang, irisan kol, dan risoles. Sirami dengan kuah beserta potongan Daging. Sajikan dengan taburan daun bawang iris, perasan air jeruk nipis, sambal dan kecap manis. 

Resep Risoles

Bahan  :
- 10 - 15 lembar kulit lumpia (lenih pun gak masalah, sesuai selera mau berapa banyak) :)
- 150 gram bihun, rebus hingga matang. Angkat dan tiriskan
- 1 siung bawang putih cincang. Saya tambah kan juga 2buah bawang merah biar sedap dan harum :)
- Garam dan merica sesuai selera
- Putih telur
- Minyak untuk menumis dan menggoreng secukupnya

Cara membuat risoles
- Panaskan minyak, tumis bawang putih, lalu masukan bihun, tambahkan garam dan merica secukupnya. Aduk rata. Angkat
- Isikan setiap lembar kulit lumpia dengan 1sdm bihun, lipat kemudian gulung. Rekatkan pinggir nya dengan putih telur. Goremg Lumpia hingga matang dan bewarna kekuningan. Angkat , sajikan dengan Soto Mie Bogor. 

Sambal 
- 15 Buah cabai merah, rebus dan haluskan, 2sdt air jeruk nipis, 2sdt kuah soto mie. garam secukupnya, campur semua bahan dan aduk hingga rata.

Demikianlah tulisan mengenai Soto Mie Bogor ini teman teman :)

Salam hangat dari Bremen :) , walau hari ini sudah semakin dingin cuaca disini yang sudah minus 2 derajat .. bbrrrr :D

Selamat hari Senin dan jangan Lupa bersyukur dengan apapun yang kita miliki dan dalam suasana apapun yah teman2 :) 

Ini dia penampakan si Soto Mie Bogor nya teman teman :) 

Oh iya jangan lupa ditambahkan Emping sebagai pelengkap yah :)









Senin, 11 April 2016

Menantikan pindah ke Jerman

Hallo teman-teman semuanya, apa kabar nya? semoga kalian semua yang bertandang ke Blog saya selalu di berikan kesehatan yah dan selalu tetap ceria dalam menjalani hari :)


Kabar kami disini juga baik baik saja Alhamdulillah walau beberapa hari belakangan kami sekeluarga sempat tidak enak badan dan si kecil pun sempat sakit karena memang masa musim dingin yang berkepanjangan menurut saya pribadi. Dimana bulan ini harusnya sudah dalam masa musim semi. Tapi cuaca masih saja tetap dingin walau matahari bersinar terang, hawanya tetap tidak berubah masih saja mengharuskan kita tetap pakai jaket juga kalau mau keluar rumah. Apalagi kalau sudah si angin datang. Saya paling gak kuat angin kenceng karena pasti akan menjadi cuaca makin dingin. Tapi kemarin tanggal 10 April 2016 cuaca sangat cantik sekali, Sejuk 16derajat dan tidak berangin. Kami pun bisa mengajak si kecil bersepeda :)


Hihihi saya jadi curhat sedikit tentang hari ini, karena saking senang nya hari ini betul betul berasa musim semi sesungguh nya :D 



Teman teman kesempatan kali ini saya akan menuliskan tentang persiapan saya untuk menyusul suami ke Jerman pada September 2012 Lalu. :D ah saya jadi kembali mengingat semuanya, rasanya kok baru kemarin saya yang mengurus visa untuk kumpul keluarga, lalu tetap bekerja sebelum pindah kesini, yg disusul saya mengajukan resign dan kemudian sebelum dua minggu berangkat sayapun sudah resmi tidak bekerja lagi di kantor saya tercinta :)


Dalam waktu dua minggu sebelum berangkatpun selain menghabiskan waktu bersama ibu bapak , sayapun sibuk ketemuan dengan keluarga lain nya dan teman teman dekat untuk pamitan karena saya akan pindah ke Jerman menyusul suami. Belum lagi di tambah belanja barang barang yang akan saya bawa kesini serta packing packing koper :)


Masih ingat bawaan bagasi saya yang overweight pula saat itu wakakaka asli jadi bikin senyum senyum sendiri karena saat itu saya bawa semua yang saya pikir gak ada disini dan gak akan bisa saya dapatkan disini terutama bumbu bumbuan masak. Memang ada teman yang tinggal sudah lebih lama di Eropa dan tinggal di Belanda. Beliau menyarankan bawa barang barang yang penting saja karena semua bisa di beli disini apalagi bumbu bumbuan, tapi saat itu saya tetap ngeyel karena jauh lebih murah jika beli di Indonesia. Yang akhirnya saya bawa semua bumbu bumbu masak instant tersebut :) 
Alhasil barang bawaan bagasi saya lebih banyak dan harus sebagian di bongkar untuk di tinggalkan. Jadi saran saya untuk teman teman yang mau pindah kesini nanti menyusul suami memang tidak perlu membawa bumbu bumbuan karena memang di jual banyak disini apalagi di Bremen yang semua nya menurut saya sudah ada, walau memang harga nya lebih mahal sedikit. 


Oh yah, saran saya untuk teman teman sebelum berangkat kesini harus benar benar di nikmatin waktu bersama orang tua yah dan nikmatin semua nya tentang Indonesia sebelum nanti datang kesini akan kangen dengan mereka banget karena biasanya kita setelah datang sini kan engga langsung pulang ke Indonesia untuk pulkam dalam beberapa bulan, biasanya dalam waktu setelah setahun kita pulkam :) kenapa dalam waktu satu tahun.. Berlanjut ketulisan berikut nya yahh :)


Stay tune :*

Bremen, 11 April 2016




Long Weekend Di Jerman

Setelah bulan May banyak tanggal merah di Kalender Jerman. Lanjut awal bulan Juni yang juga ada tanggal merah.  Yes, hari ini tanggal 7.06.2...